TintaSiyasi.id-- Direktur Pusat Pendidikan Hadis Ma'had khadimus Sunnah Bandung Ajengan Yuana Ryan Tresna menyampaikan pesan Syawalnya kepada kaum Muslim bahwa hari Kemenangan ini terasa hambar.
"Dalam pesan Syawal, saya menyampaikan bahwa Hari Kemenangan ini terasa hambar, karena pada saat yang sama genosida terjadi dengan jelas [di Palestina] dan tak jauh dari kita," ungkapnya kepada TintaSiyasi.id, Kamis (3/4/2025).
"Kita lemah dan tak berdaya menolong mereka. Militer negara Arab juga tidak kunjung bergerak untuk menghancurkan tentara pendudukan," pilunya.
Ia berpesan agar dalam jiwa-jiwa kaum muslim terpatri semangat jihad dan kerinduan mati syahid. "Kalau tidak, kita khawatir kemunafikan menyelinap dalam diri kita," jelasnya.
Kemudian Ajengan menutup pesannya dengan menyitat sabda Nabi Saw.
Dari Abu Hurairah radhiallahu 'anhu, Rasulullah bersabda,
مَنْ مَاتَ وَلَمْ يَغْزُ وَلَمْ يُحَدِّثْ نَفْسَهُ بِهِ مَاتَ عَلَى شُعْبَةٍ مِنْ نِفَاقٍ
"Barang siapa mati, sedang ia tidak pernah berjihad dan tidak mempunyai keinginan untuk jihad, ia mati dalam satu cabang kemunafikan” (Muttafaq ‘Alaih). [] Lanhy Hafa