Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Doktrin Nasionalisme Mengalahkan Ikatan Akidah Islam

Kamis, 03 April 2025 | 23:28 WIB Last Updated 2025-04-03T16:28:57Z

TintaSiyasi.id-- Direktur Pusat Pendidikan Hadis Ma'had khadimus Sunnah Bandung Ustaz Yuana Ryan Tresna menyatakan, doktrin nasionalisme mengalahkan ikatan akidah Islam. 

"Doktrin kebanggaan dan keangkuhan atas apa yang disebut "tanah air kita dan nasionalisme kita" mengalahkan ikatan akidah Islam," ujarnya di akun Facebook Yuana Ryan Tresna: Harus Sadar, Selasa (1/4/2025).

Ia katakan, ini soal kesadaran akan realitas bahwa umat ini lemah dan telah dibuat lemah. Awalnya satu kesatuan lalu di pecah melalui perjanjian Sykes Picot. "Kita jadi terpecah dalam masalah politik hingga urusan syiar ibadah," lanjutnya. 

"Sekarang saya tidak akan bicara terkait syiar ibadah, tapi terkait genosida yang menimpa saudara kita di Gaz4. Agar kita makin sadar bahwa warisan penjajah itu membuat kita tak berdaya," jelasnya. 

Lalu ia menanyakan, mengapa umat hanya bisa berdoa dan mengirim bantuan kemanusiaan? Mengapa para pemimpin negeri Muslim hanya bisa mengutuk dan retorika lisan lainnya? Mengapa para penguasa negara Arab tidak memobilisasi pasukan melenyapkan tentara pendudukan? Mengapa gerbang Rafah tidak dibuka untuk misi kemanusiaan dan militer? Mengapa harus taat pada perjanjian Camp David? Mengapa dan mengapa? 

"Itu semua rupanya karena doktrin kebanggaan dan keangkuhan atas apa yang disebut "tanah air kita dan nasionalisme kita" mengalahkan ikatan akidah Islam. Saat saudaranya dibantai, dengan ringan dikatakan, '
"bukan urusan dalam negeri kita"," jawabnya. 

Lebih lanjut ia katakan, umat masih menjadi penonton atas pertunjukkan genosida mengerikan itu. Lebih dari 50 ribu orang gugur sebagai syuhada. "Saya merasa, Idulfitri kali ini seakan kita tidak berhak berhari raya dan merayakan kemenangan! Malu!," pilunya.  

"Kita harus sadar, lalu jangan berhenti berisik bahwa kita ini lemah dan dibuat lemah oleh sekat-sekat imajiner nation state (nasionalisme) yang membuat umat ini terpecah dalam masalah politik hingga syiar ibadah," tutupnya. [] Lanhy Hafa

Opini

×
Berita Terbaru Update