TintaSiyasi.id -- Islam adalah agama yang tidak hanya mengatur hubungan manusia dengan Allah, tetapi juga memberikan pedoman dalam seluruh aspek kehidupan. Baik individu, sosial maupun peradaban. Melanjutkan kehidupan Islam berarti memastikan bahwa nilai-nilai Islam tetap menjadi pedoman dalam setiap aspek kehidupan umat. Baik dalam ibadah, muamalah, hukum, pendidikan, hingga pemerintahan.
1. Makna Perjuangan dalam Islam
Dalam Islam, perjuangan bukan hanya sekadar peperangan fisik, tetapi juga mencakup:
Perjuangan Menegakkan Ketaatan kepada Allah
Memastikan bahwa setiap aspek kehidupan diatur berdasarkan syariat Islam.
Tidak hanya dalam ibadah, tetapi juga dalam interaksi sosial, ekonomi, dan politik.
Perjuangan Melawan Kemungkaran
Menolak segala bentuk penyimpangan moral, ketidakadilan, dan eksploitasi.
Menegakkan amar ma’ruf nahi munkar secara bijaksana dan berlandaskan ilmu.
Perjuangan dalam Ilmu dan Pemikiran
Membangun kembali peradaban Islam melalui penguasaan ilmu pengetahuan.
Menghidupkan kembali keunggulan ilmiah umat Muslim sebagaimana di era keemasan Islam.
Perjuangan dalam Ekonomi dan Sosial
• Menerapkan sistem ekonomi Islam yang berbasis keadilan, bebas riba, dan kesejahteraan umat.
• Menjaga persaudaraan Islam (ukhuwah Islamiyah) sebagai fondasi dalam membangun masyarakat yang kuat.
2. Melanjutkan Kehidupan Islam dalam Tantangan Modern
Di era globalisasi, tantangan dalam melanjutkan kehidupan Islam semakin kompleks. Beberapa tantangan yang dihadapi antara lain:
Sekularisme dan Liberalisme
• Pemisahan antara agama dan kehidupan menjadi tantangan utama dalam penerapan nilai-nilai Islam secara menyeluruh.
Krisis Identitas Umat Islam
• Banyak umat Muslim yang terjebak dalam gaya hidup materialistis dan melupakan esensi ajaran Islam.
Kesenjangan Ekonomi dan Ketidakadilan Sosial
• Sistem ekonomi kapitalisme sering kali menciptakan ketimpangan yang merugikan masyarakat bawah.
Kelemahan dalam Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
• Umat Islam perlu kembali menguasai ilmu dan teknologi agar tidak tertinggal dalam peradaban dunia.
3. Solusi dan Langkah Nyata
Untuk melanjutkan kehidupan Islam dalam berbagai aspek, perlu adanya langkah nyata:
Meningkatkan Pemahaman Islam yang Kaffah (Menyeluruh)
• Islam tidak hanya tentang ibadah ritual, tetapi juga tentang sistem kehidupan yang mencakup politik, ekonomi, hukum, dan sosial.
Menghidupkan Ukhuwah Islamiyah
• Umat Islam harus bersatu dalam menghadapi tantangan global dengan kembali kepada nilai-nilai Islam yang murni.
Membangun Generasi Berilmu dan Berkarakter Islami
• Pendidikan Islam harus menjadi prioritas agar lahir generasi yang kuat secara intelektual dan spiritual.
Mendorong Kebangkitan Ekonomi Islam
• Menerapkan sistem ekonomi Islam berbasis keadilan, bebas dari eksploitasi dan riba.
Meningkatkan Dakwah dan Syiar Islam
• Dakwah harus dilakukan dengan cara yang modern dan relevan agar bisa menjangkau semua kalangan.
Kesimpulan
Melanjutkan kehidupan Islam bukan hanya sekadar slogan, tetapi sebuah perjuangan nyata dalam membangun peradaban yang berlandaskan Al-Qur’an dan Sunnah. Dengan ilmu, persatuan, dan dakwah, umat Islam dapat kembali menjadi umat yang terbaik (khairu ummah) yang membawa rahmat bagi seluruh alam.
وَلۡتَكُن مِّنكُمۡ أُمَّةٞ يَدۡعُونَ إِلَى ٱلۡخَيۡرِ وَيَأۡمُرُونَ بِٱلۡمَعۡرُوفِ وَيَنۡهَوۡنَ عَنِ ٱلۡمُنكَرِۚ وَأُوْلَٰٓئِكَ هُمُ ٱلۡمُفۡلِحُونَ
"Dan hendaklah di antara kamu ada segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung." (QS. Ali Imran: 104).
Dr. Nasrul Syarif M.Si.
Penulis Buku Gizi Spiritual. Dosen Pascasarjana UIT Lirboyo