Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Kiai Shiddiq: Bisa Dikatakan Sekarang Kita Berislam Hanya Lima Persen

Kamis, 27 Maret 2025 | 12:19 WIB Last Updated 2025-03-27T05:21:40Z

Tintasiyasi.ID -- Ahli Fikih Islam K.H. M. Shiddiq Al-Jawi, M.Si. mengatakan bahwa saat ini umat Muslim berislam secara keseluruhan hanya 5 persen dan sisanya 95 persen tidak dapat dikerjakan lantaran penerapannya harus melalui institusi negara.

 

"Bisa dikatakan berislam kita saat ini hanya 5 persen, kurang lebih demikian. Hukum-hukum yang untuk perorangan dan jamaah porsinya lebih sedikit kira-kira 5 persen, sementara yang hukum-hukum Islam yang penerapannya tidak boleh kecuali negara itu kira-kira 95 persen," ujarnya di kanal Youtube One Ummah bertema Membumikan Al-Quran Dalam Kehidupan Bernegara, Ahad (23/03/2025).

 

Ia menilai 95 persen sistem yang tidak dapat diterapkan atau dikerjakan meliputi sistem pemerintahan Islam, sistem konomi Islam, sistem hukum pidana Islam, sistem pendidikan, serta politik luar negeri.

 

"Kurang lebih sebagian besar ya dari hukum Islam itu enggak bisa diterapkan oleh individu atau kelompok masyarakat, mau tidak mau harus ada institusi negara. Jadi yang 95 persen atau yang katakanlah secara kuantitatif itu sebagian besar atau mayoritas tidak bisa kecuali ada institusi negara," jelasnya.

 

Lanjutnya, ia menegaskan bahwa begitulah sistem Islam, di mana Islam berbeda dengan agama lain yang memang mengharuskan agama dan negara menjadi satu kesatuan.

 

"Inilah keistimewan Al-Qur’an. Al-Qur’an sendiri menyebutkan bahwa kitab Al-Qur’an ini dalam surah An-Nahl ayat 89 Allah mengatakan telah kami turunkan kepada kamu Muhammad kitab Al-Qur’an untuk menerangkan segala sesuatu sebagai petunjuk," terangnya.

 

Adapun, ia mengumpamakan hukum Islam kini ibarat air 1 liter dan harus dituang ke dalam sebuah gelas yang hanya dapat menampung air sebanyak 100 ml. Lantas ketika air 1 liter tersebut dituang ke dalam gelas, maka banyak yang tumpah-tumpah.

 

"Artinya banyak hukum Islam yang tidak mungkin bisa dilakukan. Yang bisa dilakukan hanya  5 sampai 10 persen. Dari 1 liter air itu yang seperti kita jalankan sekarang, kita salat bisa, puasa bisa, haji bisa itu yang tertampung oleh gelas yang hanya 100 mL," imbuhnya.

 

Sementara ia menegaskan hukum Islam harus 100 persen diterapkan di seluruh aspek kehidupan manusia. Alhasil, banyaknya air yang tumpah salah satunya surah Al-Baqarah ayat 178.

 

"Di antaranya yang tumpah surah Al-Baqarah ayat 178, itu enggak bisa. Gak muat negara sekuler memuatnya, jadi harus ada wadah yang sesuai dengan air 1 liter itu. Nah, itulah yang saat ini belum ada," pungkasnya.[] Taufan

Opini

×
Berita Terbaru Update