"Bisa dikatakan berislam kita saat ini hanya 5
persen, kurang lebih demikian. Hukum-hukum yang untuk perorangan dan jamaah
porsinya lebih sedikit kira-kira 5 persen, sementara yang hukum-hukum Islam
yang penerapannya tidak boleh kecuali negara itu kira-kira 95 persen,"
ujarnya di kanal Youtube One Ummah bertema Membumikan Al-Quran Dalam
Kehidupan Bernegara, Ahad (23/03/2025).
Ia menilai 95 persen sistem yang tidak dapat
diterapkan atau dikerjakan meliputi sistem pemerintahan Islam, sistem konomi
Islam, sistem hukum pidana Islam, sistem pendidikan, serta politik luar negeri.
"Kurang lebih sebagian besar ya dari hukum Islam
itu enggak bisa diterapkan oleh individu atau kelompok masyarakat, mau tidak
mau harus ada institusi negara. Jadi yang 95 persen atau yang katakanlah secara
kuantitatif itu sebagian besar atau mayoritas tidak bisa kecuali ada institusi
negara," jelasnya.
Lanjutnya, ia menegaskan bahwa begitulah sistem Islam,
di mana Islam berbeda dengan agama lain yang memang mengharuskan agama dan
negara menjadi satu kesatuan.
"Inilah keistimewan Al-Qur’an. Al-Qur’an sendiri
menyebutkan bahwa kitab Al-Qur’an ini dalam surah An-Nahl ayat 89 Allah
mengatakan telah kami turunkan kepada kamu Muhammad kitab Al-Qur’an untuk
menerangkan segala sesuatu sebagai petunjuk," terangnya.
Adapun, ia mengumpamakan hukum Islam kini ibarat air 1
liter dan harus dituang ke dalam sebuah gelas yang hanya dapat menampung air
sebanyak 100 ml. Lantas ketika air 1 liter tersebut dituang ke dalam gelas,
maka banyak yang tumpah-tumpah.
"Artinya banyak hukum Islam yang tidak mungkin
bisa dilakukan. Yang bisa dilakukan hanya
5 sampai 10 persen. Dari 1 liter air itu yang seperti kita jalankan
sekarang, kita salat bisa, puasa bisa, haji bisa itu yang tertampung oleh gelas
yang hanya 100 mL," imbuhnya.
Sementara ia menegaskan hukum Islam harus 100 persen
diterapkan di seluruh aspek kehidupan manusia. Alhasil, banyaknya air yang
tumpah salah satunya surah Al-Baqarah ayat 178.
"Di antaranya yang tumpah surah Al-Baqarah ayat
178, itu enggak bisa. Gak muat negara sekuler memuatnya, jadi harus ada wadah
yang sesuai dengan air 1 liter itu. Nah, itulah yang saat ini belum ada,"
pungkasnya.[] Taufan