Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Islam Adalah Cahaya Kehidupan

Rabu, 26 Maret 2025 | 09:51 WIB Last Updated 2025-03-26T02:51:30Z
TintaSiyasi.id -- Wakil Bupati Kabupaten Bogor, Rudi Susmanto, mengadakan peringatan acara Nuzululqur’an yang bertepatan pada 17 Ramadan di Masjid Agung Nurul Faizin Cibinong, Bogor, dan dihadiri oleh berbagai tokoh serta masyarakat setempat. Tema dalam acara tersebut adalah "Peran Al-Qur’an dalam Membangun Masyarakat Berakhlak Mulia" (Minggu, 16/03/25).

Sayang seribu sayang, peringatan Nuzululqur’an seakan hanya sekadar tradisi yang tidak mampu menyadarkan umat Islam bahwa Al-Qur’an bukan hanya sebuah kitab suci yang dibaca dan dihafalkan, tetapi juga semua perintah dan larangan yang terdapat di dalamnya wajib diterapkan secara total.

Sistem sekularisme yang memisahkan agama dari kehidupan menjadikan umat tidak mampu mentadaburi isi Al-Qur’an. Sistem ini hanya menjadikan Islam sebagai agama yang cukup dalam menunaikan ibadah ritual semata, sedangkan di luar dari itu, umat Islam dilarang membawa-bawa agamanya.

Tak heran jika saat ini umat Islam dalam keadaan terpecah belah karena umat tidak dipersatukan oleh aturan yang sama, yakni aturan Islam. Bahkan, saking jauhnya umat Islam dari pemahaman agama yang benar, umat menjadi takut dan memusuhi ajaran agamanya sendiri.

Walaupun saat ini mayoritas agama di Indonesia adalah Islam, hal tersebut bukan berarti menjadikan masyarakat di negeri ini menjadi masyarakat islami. Sebab, aturan negara yang diterapkan di tengah-tengah masyarakat adalah hukum buatan manusia, dan asas yang terdapat dalam aturan tersebut adalah asas manfaat, bukan halal dan haram.

Padahal, manusia adalah makhluk yang tidaklah sempurna, memiliki sifat lemah, dan cenderung mengikuti hawa nafsunya. Untuk itulah Allah Swt. membuat seperangkat aturan yang sempurna bagi manusia, yaitu Islam. Islam adalah agama dan syariat yang diperuntukkan bagi seluruh umat manusia.

Islam memiliki aturan yang khas dalam mengatur seluruh aspek kehidupan, termasuk perihal akhlak. Memiliki akhlak mulia adalah salah satu perintah Allah Swt. bagi seluruh kaum muslimin. Namun, untuk mewujudkan kepribadian yang berakhlak mulia tidak bisa dilakukan tanpa peran negara. Sebab, negara harus turut mengondisikan agar masyarakat memiliki keimanan yang kuat.

Oleh karena itu, harus ada segolongan umat, yaitu jamaah dakwah yang senantiasa melakukan amar makruf nahi mungkar kepada penguasa maupun masyarakat serta menyampaikan bahwa kerusakan dan kekacauan hidup manusia saat ini disebabkan oleh sistem demokrasi sekularisme yang menjadikan kedaulatan berada di tangan manusia.

Sedangkan Islam memandang bahwa kedaulatan berada di tangan Allah Swt. Untuk itulah Allah Ta’ala memberikan pedoman hidup berupa Al-Qur’an dan As-Sunnah supaya manusia bisa hidup bahagia, tidak hanya di dunia tetapi juga di akhirat. Maka dari itu, hanya Islam yang dapat menjadi solusi bagi seluruh problematika yang dihadapi oleh manusia, sebagaimana firman-Nya:

 يَهْدِى بِهِ ٱللَّهُ مَنِ ٱتَّبَعَ رِضْوَٰنَهُۥ سُبُلَ ٱلسَّلَٰمِ وَيُخْرِجُهُم مِّنَ ٱلظُّلُمَٰتِ إِلَى ٱلنُّورِ بِإِذْنِهِۦ وَيَهْدِيهِمْ إِلَىٰ صِرَٰطٍ مُّسْتَقِيمٍ

Artinya:
"Dengan kitab itulah Allah menunjuki orang-orang yang mengikuti keridaan-Nya ke jalan keselamatan, dan (dengan kitab itu pula) Allah mengeluarkan orang-orang itu dari gelap gulita kepada cahaya yang terang benderang dengan seizin-Nya, dan menunjuki mereka ke jalan yang lurus." (QS. Al-Maidah: 16)

Semoga kelak seluruh umat Islam dapat bersatu dalam pemikiran, perasaan, dan peraturan yang sama sebagaimana dahulu pada masa Rasulullah Saw. mendirikan negara Islam di Madinah dan berlanjut hingga kekhilafahan Islam. Pada saat itu, Islam terbukti mampu menyelamatkan manusia dari kegelapan menuju cahaya, berhasil menghapus tradisi negeri Makkah yang menyimpang, yaitu menghentikan tradisi membunuh bayi perempuan, dan Islam juga mampu membangun peradaban gemilang hingga mencetak banyak karya yang terlahir dari ulama dan ilmuwan Islam. Wallahu a’lam bishshawab.

Oleh: Essy Rosaline Suhendi 
Aktivis Muslimah Karawang

Opini

×
Berita Terbaru Update